Harga BBM naik, rakyat semakin
sengsara. Dana BLT mulai mengucur, tapi hanya sampai beberapa bulan mendatang
saja dana itu akan sedikit membantu rakyat sedangkan harga BBM akan selamanya
naik, setelah itu rakyat akan semakin menderita saja.
Aku sebenarnya tidak tahu bagaimana sih
sebenarnya pertimbangan pemerintah untuk memutuskan kebijakan untuk menaikkan
harga BBM. Tapi keputusan pemerintah seharusnya jalan terakhir yang ditempuh
untuk mengatasi melambungnya harga
minyak dunia. Banyak dana sebenarnya yang bisa dibatasi penggunaannya
selain menaikkan harga BBM. Mengurangi dana yang tidak penting yang digunakan
oleh para anggota DPR seperti studi banding ke luar negri, misalnya.
Banyak kemunafikan yang terjadi di
bumi pertiwi ini. Banyak dusta yang terlontar dari mulut-ulut kotor dari para
penguasa di Indonesia yang kita cintai ini. Banyak keserakahan yang akhirnya
membuat rakyat sengsara. Misalnya saja kita perhatikan kita kutip kata-kata
wapres Jusuf Kalla. Katanya “kalau ada yang mencegah harga BBM naik maka orang
itu membantu orang-orang kaya semakin kaya”.
Seharusnya dari kata-katanya itu,
Jusuf Kalla dapat berfikir lagi bahwa apakah dengan menaikkan harga BBM akan
mengurangi harta orang-orang kaya dan malah membantu rakyat kecil jawabannya
adalah, TIDAK!!! Malah sebaliknya, orang-orang kaya merasa tidak terbebani
dengan naiknya harga BBM karena mereka merasa dengan naiknya harga BBM hanya
menambah sedikit pengeluaran dari yang biasanya mereka keluarkan, justru
rakyatlah semakin sengsara.
Belum lagi tentang masalah dana BLT.
Dana BLT diturunkan ketika BBM mulai naik yang berarti naiknya pula harga
barang dan jasa yang pada akhirnya akan menyebabkan rakyat menderita di bumi
pertiwi yang kaya ini.
Dana
BLT yang diturunkan ke masyarakat sebenarnya merupakan hal yang tidak efektif dalam keadaan
sekarang ini. Karena hal tersebut tidak mendidik masyarakat untuk bangkit dari
keterpurukan. Seharusnya pemerintah tidak terus-menerus memberi ikan kepada
pemancing, tetapi sudah saatnya untuk memberikan kail. Dalam hal ini,
pemerintah dapat membuka lahan baru dalam bidang usaha yang dapat membuka
kesempatan lapangan kerja bagi rakyat dan sekaligus dapat menambah pendapatan
Negara.
Sering aku mempertanyakan tentang kebangkitan
nasional. Sudah 100 tahun kebangkitan nasional, tapi mengapa banyak anak bangsa
yang malah jatuh tersungkur dan lumpuh??? Dimana-mana para pemerintah
mendahulukan kepentingan individu atau kepentingan golongannya. Jarang sekali
ditemukan pejabat yang memerhatikan kepentingkan rakyat. Segala kebijakan diputuskan
untuk mengangkat kepentingan para pembuat kebijakan.

No comments:
Post a Comment