Saturday, November 29, 2008

Macam-macam Pemikiran Agent Of Change

Rasanya sudah lama sekali aku tidak menuangkan buah-buah pemikiranku selama ini. Selama ini begitu banyak hal-hal di luarsana yang kupikirkan. Tapi sayang sekali aku tidak menuangkannya, jadi lebih banyak yang lupa.

Beberapa minggu yang lalu aku ikut sebuah acara yang diadakan oleh BEM Unpad. Acara itu bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa-mahasiswa yang siap berada di barisan paling depanpada saat Pemilu 2009 nanti. Maklumlah, karena hasil Pemilu nantinyalah yang menentukan masa depan bangsa ini maka wajar sajalah bila mahasiswa yang masih punya nilai idealis akan kepikiran untuk mencari cara untuk Pemilu nantinya berlangsung dengan bersih, sebersih-bersihnya.

Acara itu dilaksanakan pada tanggal 15, 16, dan 17 november 2008 lalu. 2 hari 2 malam berada di daerah dago pakar, sedangkan 1 harinya lagi kita berangkat ke KPU RI yang berada di Jakarta. Hal yang akan kuceritakan pada judul kali ini adalah tentang 2 hari 2 malam yang ada di Dago Pakar, 1 harinya lagi akan kuceritakan pada judul yang berbeda karena perbedaan ojek yang akan kusoroti.

Yang ingin kusoroti sekarang adalah tentang mahasiswanya. Kenapa mahasiswa ya… karena pada acara tersebut banyak kejadian menarik yang aku alami, sampai-sampai hal-hal menarik itu terlalu lama berputar-putar di kepalaku dan mulai menguap bagai aseton.

Acara itu sebenarnya dimulai dengan Technical Meeting peserta dan panitia.TM ini bertujuan untuk awal komunikasi antara peserta dan panitia. Hari itu sebenarnya, informasi yang kudapat dari peserta yang lain, bahwa TM dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB, tapi jarkom yang kudapat, TMnya pukul 15.30. Jadi, wajar saja sebenarnya kalau aku datang pulul 15.25 WIB kan? (apakah ini pembenaran, silahkan menilai sendiri ^_^)

Ternyata sesampainya aku di sana acaranya belum dimulai. Setelah 15 menit berlalu barulah acara dimulai. Disitu aku belum tahu kalau seharusnya acara TM dimulai 2,5 jam yang lalu. Tapi, disana aku dapat menyimpulkan sebab keterlambatan acara tersebut dari jumlah peserta yang datang. Hal biasa, yaitu banyak peserta yang datang terlambat, termasuk aku yang sampai saat itu masih merasa orang yang datang tepat waktu.

Acara pun akhirnya dimulai. Mengalir layaknya acara TM pada umumnya. Aku pun mulai mencari kenalan dengan peserta putri. Ternyata tiba-tiba ada salah satu kenalanku ini berceletuk dengan nada sedikit kesal dan ketus :

“Acaranya baru dimulai sekarang, padahal diundangannya kan seharusnya jam 2 tadi !!!, gimana sih panitianya, ga professional !!! Padahal udah dari jam 2 disini, seharusnya berapa orang pun yang datang dimulai aja acaranya” ujarnya.

Haaa, undangan ??? Aku belum pernah mendengar tentang undangan !!! Tiba-tiba panitia berkata tentang wawancara, aku pun makin dibuat heran karena setahuku acara ini hanya TM saja. Wah, wah sepertinya aku ketinggalan beberapa episode dari acara AOC kali ini. Tapi tak apalah kalau wawancara karena dapat dilaksanakan setelah TM selesai.

Ok, balik lagi ke celetukan salah seorang peserta yang merupakan kenalanku. Menurutku wajar saja dia kesal, karena apabila aku ditempatkan pada posisinya aku juga pasti akan kesal. Namun, ada hal yang kurang aku setujui dengan pernyataanya yaitu tentang penyalahan kepada panitia sepenuhnya dan pernyataan panitia yang tidak professional.

Aku menyetujui kalau panitia memang ngaret tapi bukan berarti itu merupakan kesalahan mereka sepenuhnya, apalagi sampai menyinggung katidak profesionalan mereka.

(9 januari 2009) Maaf selebihnya aku lupa, karena sudah lama ngga’ nulis……


No comments:

Post a Comment